Minggu, 11 Desember 2016

Macam-macam Alat berat dan Fungsinya


Eksistensi alat berat dalam proyek-proyek dewasa ini baik proyek konstruksi maupun proyek manufaktur sangatlah penting guna menunjang Pemerintah baik dalam pembangunan infastruktur maupun dalam eksplore hasil-hasil tambang, misalnya semen dan batubara. Keuntungan-keuntungan dengan menggunakan alat-alat berat antara lain waktu yang sangat cepat, tenaga yang besar dan nilai-nilai ekonomis.
Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal atau target yang telah ditentukan atau kerugian biaya perbaikan yang tidak semestinya. Oleh karena itu, sebelum menentukan tipe dan jumlah peralatan dan attachmentnya sebaiknya dipahami terlebih dahulu fungsi dan aplikasinya.
Berikut Kami share macam-macam alat berat beserta fungsinya, agar dapat dipahami dalam penggunaannya.
1.   Pengertian Alat-alat berat
 Alat-alat berat (yang sering dikenal di dalam ilmu Teknik Sipil) merupakan alat yang digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur bangunan. Alat berat merupakan faktor pentingdidalam proyek, terutama proyek-proyek konstruksi maupun pertambangan dankegiatan lainnya dengan skala yang besar (Rostiyanti  2009)
Tujuan dari penggunaan alat-alat berat tersebut adalah untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaannya, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah dengan waktu yang relatif lebih singkat.
Alat berat yang umum dipakai dalam proyek kostruksi antara lain :
– Dozer,
– Alat gali (excavator) seperti backhoe, front shovel, clamshell;
– Alat pengangkut seperti loader, truck dan conveyor belt;
– Alat pemadat tanah seperti roller dan compactor, dan lain lain.
2.    Klasifikasi alat-alat berat
 Alat berat juga dapat dikategorikan ke dalam beberapa klasifikasi. Klasifikasi tersebut adalah klasifikasi fungsional alat berat dan klasifikasi operasional alat berat.
2.1. Klasifikasi Fungsional Alat Berat
Yang dimaksud dengan klasifikasi fungsional alat adalah pembagian alat tersebutberdasarkan fungsi-fungsi utama alat. Berdasarkan fungsinya alat berat dapatdibagi atas berikut ini (Rostiyanti 2009)
a. Alat Pengolah Lahan
Kondisi lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan asli yang harus dipersiapkan sebelum lahan tersebut mulai diolah. Jika pada lahan masih terdapat semak atau pepohonan maka pembukaan lahan dapat dilakukan dengan menggunakan dozer. Untuk pengangkatan lapisan tanah paling atas dapat digunakan scraper. Sedangkan untuk pembentukan permukaan supaya rata selain dozerdapat digunakan juga motor grader.
Gambar.1.1
Dozer
Bulldozer dapat dibedakan menjadi dua yakni menggunakan roda kelabang (Crawler Tractor Dozer) dan Buldoser yang menggunakan roda karet (Wheel Tractor Dozer). Pada dasarnya Buldoser menggunakan traktor sebagai tempat dudukan penggerak utama, tetapi lazimnya traktor tersebut dilengkapi dengan sudu sehingga dapat berfungsi sebagai Buldoser yang bisa untuk menggusur tanah.
Buldoser digunakan sebagai alat pendorong tanah lurus ke dapan maupun ke samping, tergantung pada sumbu kendaraannya. Untuk pekerjaan di rawa digunakan jenis Buldoser khusus yang disebut Swamp Bulldozer.
b. Alat Penggali
Jenis alat ini dikenal juga dengan istilah excavator. Beberapa alat berat digunakan untuk menggali tanah dan batuan. Yang termasuk didalam kategori ini adalah front shovel, backhoe, dragline, dan clamshell.
Gambar.1.2
Backhoe
c. Alat Pengangkut Material
Crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material, karena alat ini dapat mengangkut material secara vertical dan kemudian memindahkannya secara horizontal pada jarak jangkau yang relatif kecil. Untuk pengangkutan material lepas (loose material) dengan jarak tempuh yang relatif jauh, alat yang digunakan dapat berupa belt, truck dan wagon. Alat-alat ini memerlukan alat lain yang membantu memuat material ke dalamnya.
Gambar1.3
Truk
d. Alat Pemindahan Material
Yang termasuk dalam kategori ini adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai alat transportasi tetapi digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke alat yang lain. Loader dan dozer adalah alat pemindahan material.
Gambar1.4
Loader
e. Alat Pemadat
Jika pada suatu lahan dilakukan penimbunan maka pada lahan tersebut perlu dilakukan pemadatan. Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan, baik untuk jalan tanah dan jalan dengan perkerasan lentur maupun perkerasan kaku. Yang termasuk sebagai alat pemadat adalah tamping roller, pneumatictiredroller, compactor, dan lain-lain. Pekerjaan pembuatan landasan pesawat terbang, jalan raya, tanggul sungai dan sebagainya tanah perlu dipadatkan semaksimal mungkin. Pekerjaan pemadatan tanah dalam skala kecil pemadatan tanah dapat dilakukan dengan cara menggenangi dan membiarkan tanah menyusust dengan sendirinya, namun cara ini perlu waktu lama dan hasilnya kurang sempurna; agar tanah benar-benar mampat secara sempurna diperlukan cara-cara mekanis untuk pemadatan tanah.
Pemadatan tanah secara mekanis umumnya dilakukan dengan menggunakan mesin penggilas (Roller); klasifikasi Roller yang dikenal antara lain adalah:
  • Berdasarkan cara geraknya; ada yang bergerak sendiri, tapi ada juga yang harus ditarik traktor.
  • Berdasarkan bahan roda penggilasnya, ada yang terbuat dari baja (SteelWheel) dan ada yang terbuat dari karet (pneumatic).
  • Dilihat dari bentuk permukaan roda; ada yang punya permukaan halus (plain), bersegmen, berbentuk grid, berbentuk kaki domba, dan sebagainya.
  • Dilihat dari susunan roda gilasnya; ada yang dengan roda tiga (Three Wheel), roda dua (Tandem Roller), dan Three Axle Tandem Roller.
  • Alat pemadat yang menggunakan penggetar (vibrator).
  • Gambar.1.5
    Tandem Roller
    f. Alat Pemroses Material
    Alat ini dipakai untuk mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan ukuran yang diinginkan. Hasil dari alat ini misalnya adalah batuan bergradasi, semen, beton, dan aspal. Yang termasuk didalam alat ini adalah crusher dan concrete mixer truck. Alat yang dapat mencampur material-material di atas juga dikategorikan ke dalam alat pemroses material seperti concretebatch plantdan asphalt mixing plant.
  • Gambar. 1.6.
    Concrete Mixer Truck
      g. Alat Penempatan Akhir Material
    Alat digolongkan pada kategori ini karena fungsinya yaitu untuk menempatkan material pada tempat yang telah ditentukan. Ditempat atau lokasi ini material disebarkan secara merata dan dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Yang termasuk di dalam kategori ini adalah concrete spreader, asphalt paver, motor grader, dan alat pemadat.
Gambar. 1.7
Asphalt Paver
  • 2.2. Klasifikasi operasional Alat Berat
    Alat-alat berat dalam pengoperasiannya dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain atau tidak dapat digerakan atau statis. Jadi klasifikasi alat berdasarkan pergerakannya dapat dibagi atas berikut ini.
    a. Alat dengan Penggerak
    Alat penggerak merupakan bagian dari alat berat yang menerjemahkan hasil dari mesin menjadi kerja. Bentuk dari alat penggerak adalah crawler atau roda kelabang dan ban karet. Sedangkan belt merupakan alat penggerak pada conveyor belt.
Gambar. 1.8
Crawlercrane
  • b. Alat Statis
    Yang termasuk dalam kategori ini adalah towercrane, batching plant, baik untuk beton maupun untuk aspal serta crusher plant.
  • Gambar. 1.9
    Tower Crane
     Crane (alat pengangkat) jenisnya ada bermacam-macam: Crane gelegar, cranekolom putar, crane putar, crane portal, crane menara, crane kabel, dan mobil crane. Beberapa jenis Crane banyak digunakan dalam proyek-proyek bangunan sipil yang berkaitan dengan pemindahan tanah adalah mobile crane, sebab craneini dapat dengan mudah dipindah-pindahkan, karena pekerjaan pemindahan tanah secara mekanis membutuhkan mobilitas alat yang relatif tinggi
3.  Fungsi alat berat
Dirancang untuk melakukan berbagai aplikasi kehutanan dengan konfigurasi LogLoader, Harvester/Processor, dan Road Builder.
Gambar. 1.10
Alat Berat Kehutanan
Sumber: Wedhanto (2009)
Backhoe Loadermerupakan gabungan dari dua alat berat yang berbeda fungsinya. Bagian depan dilengkapi dengan bucket dan berfungsi sebagaimana loader dan bagian belakang dilengkapi dengan perlengkapan yang sama dengan yang digunakan pada excavator
Gambar. 1.11
BACKHOE LOADER
                                                                                                     
Alat penggali sering juga disebut Excavator; ada dua tipe Excavator yaitu:
(1) Excavator yang berjalan menggunakan roda kelabang / track shoe (Crawler Excavator) dan
(2) Excavator yang menggunakan ban (Wheel Excavator).
Gambar. 1.12
HIDRAULIC EXCAVATOR
Sumber: catalogue Komatsu
Excavator digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan seperti :
• Excavating (menggali)
• Loading (memuat material)
• Lifting (mengangkat beban)
• Hammering (menghancurkan batuan)
• Drilling (mengebor), dan lain sebagainya
Perbedaan mendasar antara Excavator dan Mass Excavator terdapat pada kapasitas implement yang digunakan.
Alat perata tanah (Grader) berfungsi untuk meratakan pembukaan tanah secara mekanis; dusamping itu Grader dapat dipakai pula untuk keperluan lain misalnya untuk penggusuran tanah, pencampuran tanah, meratakan tanggul, pengurugan kembali galian tanah dan sebagainya; akan tetapi khusus untuk penggunaan pada pekerjaan pengurugan kembali galian tanah hasilnya kurang memuaskan.
Gambar. 1.13
MOTOR GRADER
Sumber: Wedhanto (2009)
Beberapa pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh Grader antara lain adalah:
  • · Perataan tanah (Spreading).
  • · Pekerjaan tahap akhir (finishing) pada “pekerjaan tanah”.
  • · Pencampuran tanah maupun pencampuran material (Side cast/mixing).
  • · Pembuatan parit (Crowning Ditching)
  • · Pemberaian butiran tanah (scarifying)
Pada umumnya Grader digunakan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan pembangunan dan pemeliharaan jalan, diantaranya :
• Grading, Spreading, Ditching
• Scarifying
• Side Sloping
• Dozing
• Ripping
 Tergantung attachment (perlengkapan kerja) nya, Skid Steer Loader, disingkat SSL, dapat digunakan untuk berbagai keperluan, diantaranya :
• Loading, Dozing,
• Digging,
 • Clamping,
• Grading, Leveling, dan sebagainya.
Gambar. 1.14
Skid Steer Loader
Sumber: Wedhanto (2009)
Gambar. 1.15
Skidder
Sumber: Wedhanto (2009)
Ada dua jenis Skidder yang digunakan yaitu :
• Wheel Skidder
• Track Skidder
 Kegunaan dari Skidder adalah untuk menarik batang kayu. Pekerjaan ini biasanya banyak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan kayu (logging).
Gambar. 1.16
Wheel Tractor Scrapper
Sumber: Wedhanto (2009)
Wheel Tractor Scrapper, disingkat WTS, digunakan untuk memuat, memindahkan, menyebarkan dan mem-buang material dalam rangka pemeliharaan jalan. Alat ini digunakan untuk menggali muatannya sendiri, lalu mengangkut ke tempat yang ditentukan, kemudian muatan itu disebagkan dan diratakan. Scrapper mampu menggali/ mengupas permukaan tanah sampai setebal + 2,5 mm atau menimbun suatu tempat sampai tebal minimum + 2,5 mm pula. Scrapper dapat digunakan untuk memotong lereng tanggul atau lereng bendungan, menggali tanah yang terdapat diantara bangunan beton, meratakan jalan raya atau lapangan terbang. Efisiensi penggunaan Scrappertergantung pada: (1) kedalaman tanah yang digali, (2) kondisi mesin, dan (3) operator yang bekerja.
Jika ditinjau dari penggeraknya, jenis Scrapper ada dua macam yakni:
(1)  Scrapper yang ditarik Buldoser (Down Scrapper Tractor), dan
(2)  Scrapper yang memiliki mesin penggerak sendiri (Self Propelled Scrappers).
 Down Scrapper Tractor adalah jenis Scrapper kuno, Scrapper ini bekerja dengan ditarik oleh Buldoser atau traktor sehingga punya kapasitas produksi yang kecil, sebab gerakan Buldoser sebagai alat penarik sangat lamban, dan jarak angkut yang ekonomis kurang dari 67 m. Self Propelled Scrappers adalah jenis Scrapper yang modern dan saat ini banyak digunakan. Scrapper ini memiliki mesin penggerak khusus sehingga gerakannya gesit dan lincah. Produksi SelfPropelled Scrappers dapat tinggi, jika digunakan untuk mengangkut jarak yang sedang (+ 5 km) efektivitasnya dapat menyaingi truck, baik itu dalam produksi beaya tiap ton (m3) maupun kecepatannya.
Gambar 1.17
Articulated Dump Truck
Sumber: Wedhanto (2009)
Articulated Dump Truck, disingkat ADT, digunakan untuk memindahkan dan membuang material dengan kapasitas terbatas dan kondisi jalan berlumpur.
Gambar 1.18
Off Highway Truck
Sumber: Wedhanto (2009)
Sama halnya dengan ADT, Off Highway Truckjuga digunakan untuk memindahkan material dengan kapasitas yang besar mulai 40T sampai 360T.
Gambar.1-19.
Wheel Dozer
Sumber: Wedhanto (2009)
Mesin ini merupakan wheel loader yang dilengkapi dengan blade, dimana kegunaanya hampir sama dengan dozer.
Gambar.1.20
Track Type Loader
Sumber: Wedhanto (2009)
Track Type Loaderdigunakan untuk memuat material, sama halnya dengan wheel loader, hanya saja menggunakan track dan kapasitasnya lebih kecil.
Gambar 1.21.
Wheel Loader
Loaderadalah alat pemuat hasil galian/ gusuran dari alat berat lainnya seperti Buldoser, Grader dan sejenisnya. Pada prinsipnya Loadermerupakan alat pembantu untuk menngangkut material dari tempat-tempat penimbunan ke alat pengangkut lain. Selain itu Loader dapat digunakan sebagai alat pembersih lokasi (Cleaning) yang ringan, untuk menggusur bongkaran, menggusur tonggaktonggak kayu kecil, menggali pondasi basement dan lain-lain.
 Loader merupakan alat pengangkut material dalam jarak pendek, bila digunakan sebagai alat pengangkut maka Loader dapat bekerja lebih aik dari Buldoser, sebab dengan menggunakan Loader tak ada material yang tercecer. Jenis Loader ada dua yaitu :
(1) Loader dengan roda rantai (CrawlerLoader), dan
(2) Loader dengan roda karet (Wheel Loader).
Dalam pemilihan Loader sebagai alat pengangkut, hal yang perlu diperhitungkan adalah beban harus diperhitungkan jangan sampai berat muatan melebihi berat dari loader itu sendiri, sebab ada kemungkinan Loader dapat terjungkal ke depan, lebihlebih jika digunakan Wheel Loader.
Kegunaan dari Wheel Loader adalah untuk memuat material ke dalam ADT atau OHT. Pada wheel loader kecil dan menengah, bisa juga digunakan untuk aplikasi lainnya (tergantung dari attachment yang digunakan) seperti : WHA (Waste Handling Arrangement) Integrated Toolcarrier, Forklift dan sebagainya.
Gambar. 1.22
Track Type Tractor
Sumber: Wedhanto (2009)
Track Type Tractoratau Bulldozer atau Dozer adalah alat yang dirancang untuk mendorong material, meratakan atau menyebarkan material, mengupas permukaan tanah dan penggunaan lainnya yang sesuai.
Disamping itu ada kegunaan lainnya yang bisa dilakukan oleh machine ini, tergantung dari attachment yang dipasangkan, yaitu :
• Ripping, bila dilengkapi dengan Ripper
• Skidding, bila dilengkapi dengan Winch
Gambar.1- 23
Telehandler
Sumber: Wedhanto (2009)
Penggunaan Telehandler tergantung dari attachment yang dipasangkan pada mesintersebut. Misalnya bisa digunakan sebagai forkliftdengan daya jangkau yang lebih jauh.
Power  Shovel
Dengan memberikan shovel attachment  pada excavator, maka disapatkan alat yang disebut dengan power shovel. Alat ini baik untuk pekerjaan menggali tanah tanpa bantuan alat lain, dan sekaligus memuatkan ke dalam truk atau alat angkut lainnya. Alat ini juga dapat untuk mebuat timbunan bahan persediaan (stock pilling).
 Pada umumnya power shovel  ini dipasang di atas crawler mounted, karena diperoleh keuntungan yang besar antara lain stabilitas dan kemampuan floatingnya. Power shovel  di lapangan digunakan terutama untuk menggali tebing yang letaknya lebih tinggi dari tempat kedudukan alat. Macam  shovel  dibedakan dalam dua hal, ialah shovel  dengan kendali kabel (cable controlled), dan shovel dengan kendali hidrolis (hydraulic controlled).
 
Gambar :  Front shovel





Cara kerja Power Shovel
Pekerjaan dimulai dengan mennempatkan shovel pada posisi dekat tebing yang akan digali, dengan menggerakkan dipper/bucket  ke depan kemudian ke atas sambil menggaruk tebing sedemikian rupa sehingga dengan garukan ini tanah dapat masuk ke dalam bucket.Jika bucket sudah penuh, bucket ditarik ke luar. Operator yang telah berpengalaman, akan dapat mengatur gerakan sedemikian rupa sehingga bucket sudah terisi penuh pada saat bucket mencapai bagian atas tebing.
 Setelah terisi penuh, shovel dapat diputar (swing)  ke kanan atau ke kiri menuju tempat yang harus diisi. Segera sesudah shovel  tidak lagi dapat mencapai tebing dengan sempurna, shovel digerakkan/berjalan menuju posisi baru hingga dapat bekerja seperti semula. Pada dasarnya gerakan-gerakan selama bekerja dengan shovel  ialah:
  1. Maju untuk menggerakkan dipper menusuk tebing,
  2. Mengangkat dipper/bucket untuk mengisi,
  3. Mundur untuk melepaskan dari tanah/tebing,
  4. Swing (memutar) untuk membuang (dump),
  5. Berpindah jika sudah jauh dan tebing galian, dan
  6. Menaikkan/menurunkan sudut boom jika diperlukan
Semoga bermanfaat..

CV. Raya Teknik Indonesia Menjual FILTER (Air Filter, Fuel Filter, Oil Filter, Hydraulic Filter, Transmission Filter, dll) dan Spare part khusus untuk ALAT BERAT (HEAVY EQUIPMENT), GENSET , INDUSTRI, TRUCK dengan merek :

- Genuine (KOMATSU, CATERPILLAR, MITSUBISHI, dll)
- DONALDSON
- FLEETGUARD
- BALDWIN
- MANN
- RACOR
- FHAS
- GRIFFIN
- SAKURA
- HENGST
- PROGUARD
- JIMCO
- UNION
- dll.

* Menerima PEMBUATAN Filter sesuai dengan spesifikasi dari Customer. 

* Harga Filter Udara,Filter Oli, Filter Solar dan Filter Hidrolis yang kompetitif.


Untuk stock dan harga, silahkan hubungi :

Marketing

Rico 081217696856 (Whatapps)
Website: http://distributorfilter.blogspot.co.id, http://rayateknikindo.blogspot.co.id/
                rayateknikindo.indonetwork.co.id
Email : rayateknik.indo@gmail.com


Sabtu, 10 Desember 2016

Cara Memperbaiki Kendala Umum Forklift

Melakukan perbaikan forklift memang bukan hal yang mudah, apalagi kalau kerusakannya terbilang parah. Forklift atau truk garpu adalah alat berat untuk mengangkat serta memindahkan barang dengan memakai tenaga baterai atau mesin. Ciri khas yang ditonjolkan alat berat tersebut adalah garpu besi dan baja pada bagian depan truk. Ukurannya yang beragam disesuaikan dengan masing-masing fungsi, mulai dari memindahkan barang di grosir hingga mengangkut material berat di area konstruksi.
Namun, kalau Anda kebetulan bekerja menggunakan forklift dan menemukan masalah, jangan cepat panik. Ada beberapa kendala yang sebenarnya bisa diatasi sendiri atau dengan bantuan rekan kerja. Inilah Cara Memperbaiki Kendala Umum Forklift yang bisa Anda terapkan.

Mengatasi Overheating Pada Forklift

Masalah mesin yang terlalu panas atau overheating sering ditemui oleh pemilik kendaraan dan alat berat, termasuk forklift. Jika hal tersebut terjadi, segera matikan mesin truk dan tunggu sampai suhu mesinnya kembali normal dan dingin. Kemudian, periksa level air dalam radiator, karena salah satu faktor mesin panas adalah tidak cukupnya air dalam radiator. Kalau memang berkurang, tambahkan dengan coolant hingga mencapai batas maksimal.
Lantas, kembali nyalakan mesin untuk memeriksa tanda kebocoran air pada sistem pendingin serta pengenduran pada fanbelt. Jika kipas pada mesin berputar normal dan tidak ditemukan kebocoran, bisa dipastikan penyebabnya adalah level air radiator yang berkurang.
Namun, kalau mesin masih terasa amat panas, penyebabnya bisa muncul dari bagian lain. Misalnya valve pada tutup radiator yang seharusnya terbuka saat temperatur mesin naik drastis. Jika valve tadi tidak berfungsi atau mengalami kerusakan, Anda harus segera menggantinya.
Masalah juga bisa terjadi karena kerusakan dari termostat. Alat ini berfungsi dalam sistem pendingin forklift. Ketika mesin forklift dalam keadaan mati dan belum mendingin, pastikan tutup radiatornya tetap tertutup. Semburan air panas dari radiator akan sangat berbahaya jika tutupnya dibuka.
Masalah overheating pun bisa muncul dari kerusakan mesin atau spare part lain seperti kepala silinder yang bengkok, packing terbakar, atau tekanan injeksi yang terlampau tinggi.
Jika Anda sudah kewalahan, ada baiknya perbaikan forklift tersebut dilakukan oleh ahli reparasi yang andal.

Memperbaiki Kerusakan di Bagian Grup Axle

Grup axle pada forklift terdiri dari knuckle center pin, king pin, ball crank, dan ball joint. Memperbaiki kerusakan yang terjadi padai grup ini umumnya tebilang mudah selama Anda mengikuti intruksinya dengan benar. Bahkan kemudahan mendapatkan spare part untuk memperbaiki forklift pun bisa menekan pengeluaran Anda.
Cara pertama yang perlu dilakukan adalah mengendurkan baut pada roda king pin yang akan diperbaiki atau diganti. Namun, Anda cukup melonggarkannya dalam dua atau tiga kali putaran, supaya roda tidak terlepas saat truk belum diangkat.
Kemudian, angkat forklift menggunakan dongkrak hidrolik dan pastikan dongkraknya sesuai dengan kapasitas truk tersebut. Selanjutnya, lepas roda yang bautnya telah Anda longgarkan tadi, lalu kendurkan mur pengunci untuk dipukul sampai keluar.
Setelah itu, periksa semua spare part serta anggota grup axle sebelum melakukan perbaikan. Kalau misalnya kerusakan terjadi pada bagian king pin, Anda bisa menggantinya dengan yang orisinal supaya spare part pada forklift tersebut tahan lama.
Selanjutnya, Anda dapat mengembalikan bagian-bagian yang dilepas tadi sesuai prosedur.
Semoga informasi cara memperbaiki kendala umum forklift ini dapat bermanfaat bagi Anda.

CV. Raya Teknik Indonesia Menjual FILTER (Air Filter, Fuel Filter, Oil Filter, Hydraulic Filter, Transmission Filter, dll) dan Spare part khusus untuk ALAT BERAT (HEAVY EQUIPMENT), GENSET , INDUSTRI, TRUCK dengan merek :

- Genuine (KOMATSU, CATERPILLAR, MITSUBISHI, dll)
- DONALDSON
- FLEETGUARD
- BALDWIN
- MANN
- RACOR
- FHAS
- GRIFFIN
- SAKURA
- HENGST
- PROGUARD
- JIMCO
- UNION
- dll.



* Menerima PEMBUATAN Filter sesuai dengan spesifikasi dari Customer. 

* Harga Filter Udara,Filter Oli, Filter Solar dan Filter Hidrolis yang kompetitif.


Untuk stock dan harga, silahkan hubungi :

Marketing

Rico 081217696856 (Whatapps)
Website: http://distributorfilter.blogspot.co.id, http://rayateknikindo.blogspot.co.id/
                rayateknikindo.indonetwork.co.id
Email : rayateknik.indo@gmail.com




Rabu, 30 November 2016

Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat

 

Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat - Pada artikel merupakan cara untuk melepas serta memasang filter oli hidrolik dengan jenis spin - on yang terdapat pada mesin 318B Excavator yang merupakan serial number prefix 3LR dari pabrikan Caterpillar. Berikut ini merupakan pekerjaan bagaimana cara "mengganti case drain filter".


Bagaimana cara mengganti case drain filter? Berikut ini akan saya berikan bagaimana langkah yang dilakukan dan diantaranya :
  • Dengan cara membuka pintu akses yang terdapat di samping kanan dari mesin.
Langkah 1
Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat

  • Sedangkan untuk langkah kedua lakukan pembersihan yang terdapat pada sekitar filter atau pada filter base dari tempat menempelnya filter.

Langkah 2
Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat
  • Gunakan filter strap wrench ketika melepaskan filter dari base, dengan cara melepas memutar seperti yang tampak pada gambar. Sebagai catatan dalam pekerjaaan ini   elemen yang terdapat di dalam filter tidak dapat digunakan kembali, dan karena mengandung limbah B3 dianjurkan untuk membuang sesuai menurut peraturan daerah   setempat.
  • Lakukan pembersihan pada filter base yang merupakan bagian menempelnya filter.
  • Dengan oli hidrolik yang bersih dengan melapisi seal yang terdapat pada filter baru.
  • Kencangkan filter sekuatnya dengan menggunakan tangan tanpa alat selain memasang filter pada filter base.

Berikut ini cara memasang filter :
  • Walaupun oli baru jangan isi filter dengan oli.
  • Gunakan oli bersih dan lumasi seal.
  • Sesuaikan dengan petunjuk arah hingga menempel pada filter base dan putar filter.
  • Seperti yang ditunjukan pada filter kencangkan sekuatnya sesuai dengan putaran seperti contoh yang terdapat pada gambar serta perhatikan filter yang diberi tanda angka 1, 2, 3 dan 4 serta tanda garis yang berdampingan yang mempermudah dalam pemasangan filter.
  • Selanjutnya tutuplah pintu kesamping kanan dari mesin.
  • lakukan perlahan - lahan selama 10 menit ketika mengendarai serta gerakan setiap silinder hidrolik yang berupa gerakan.
  • Sesuaikan dengan posisi yang terlihat pada gambar berikut ini serta periksa mesin dai kebocoran oli.

Langkah 9 
Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat

  • Matikan mesin
  • Buka pintu akses yang terdapat di samping kanan mesin untuk memeriksa hydraulic oil sight gauge.
  • Ketika mesin dingin dan dibawah oli pastikan level berada pada kisaran tanda “Low temperature range” dan “High temperature range” pada saat mesin beroperasi pada suhu kerjanya.

Langkah 11 dan 12 
Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat

  • Lepaskan tutup untuk menambah tekanan oli jika diperlukan dan perlahan kendorkan tutup tangki hidrolik yang berfungsi untuk membuang tekanan.

Langkah 13 dan berhati - hatilah ketika membuka tutup tangki hidrolik pada suhu operasi yang bersifat panas. 
Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat

  • Bersihkan tutup tangki hidrolik. Pasang kembali tutupnya.
  • Tutuplah pintu akses di samping kanan dari mesin.


Demikian Cara melepas dan memasang filter oli hidrolik alat berat semoga bermanfaat.
CV. Raya Teknik Indonesia Menjual FILTER (Air Filter, Fuel Filter, Oil Filter, Hydraulic Filter, Transmission Filter, dll) khusus untuk ALAT BERAT (HEAVY EQUIPMENT), GENSET , INDUSTRI, TRUCK dengan merek :

- Genuine (KOMATSU, CATERPILLAR, MITSUBISHI, dll)
- DONALDSON
- FLEETGUARD
- BALDWIN
- MANN
- RACOR
- FHAS
- GRIFFIN
- SAKURA
- HENGST
- PROGUARD
- JIMCO
- UNION
- dll.





* Menerima PEMBUATAN Filter sesuai dengan spesifikasi dari Customer. 

* Harga Filter Udara,Filter Oli, Filter Solar dan Filter Hidrolis yang kompetitif.


Untuk stock dan harga, silahkan hubungi :

Marketing

Rico 081217696856 (Whatapps)
Website: http://distributorfilter.blogspot.co.id, http://rayateknikindo.blogspot.co.id/
                rayateknikindo.indonetwork.co.id
Email : rayateknik.indo@gmail.com







 

Minggu, 27 November 2016

CV. Raya Teknik Indonesia Menjual FILTER (Air Filter, Fuel Filter, Oil Filter, Hydraulic Filter, Transmission Filter, dll) khusus untuk ALAT BERAT (HEAVY EQUIPMENT), GENSET , INDUSTRI, TRUCK dengan merek :

- Genuine (KOMATSU, CATERPILLAR, MITSUBISHI, dll)
- DONALDSON
- FLEETGUARD
- BALDWIN
- MANN
- RACOR
- FHAS
- GRIFFIN
- SAKURA
- HENGST
- PROGUARD
- JIMCO
- UNION
- dll.







* Menerima PEMBUATAN Filter sesuai dengan spesifikasi dari Customer. 

* Harga Filter Udara,Filter Oli, Filter Solar dan Filter Hidrolis yang kompetitif.


Untuk stock dan harga, silahkan hubungi :

Marketing

Rico 081217696856 (Whatapps)
Website: http://distributorfilter.blogspot.co.id, http://rayateknikindo.blogspot.co.id/
                rayateknikindo.indonetwork.co.id
Email : rayateknik.indo@gmail.com